Prospek Sorgum Sebagai Komoditas Unggulan Baru di Bima, Berkah untuk Tanah Kering

Prospek Sorgum Sebagai Komoditas Unggulan Baru di Bima, Berkah untuk Tanah Kering. Sebagian orang tua di daerah Bima masih memiliki ingatan mengonsumsi sorgum (sorghum) sewaktu kecil. Sorgum termasuk tanaman jenis serealia yang berasal dari Afrika dan berada pada urutan ke-5 setelah gandumjagungpadi, dan jelai, Sorgum biasa dibuat menjadi bubur untuk sarapan atau sebagai camilan. petani di Kabupaten Bima sendiri sudah menanam sorgum varietas lokal sejak lama.

Informasi

Dilansir dari Kahaba.net, Kota Bima sendiri sudah ada sekitar 275 hektar lahan yang menanam Sorgum yang salah satunya tersebar di Ncai Kapenta seluas 14 hektar.

Foto 1 : Tanaman Sorgum (by. Rhyank), Foto 2 : Jewawut / Witi (by.Marimpa Bima)

Kabid Ketahanan Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Bima Abdul Najir saat acara Panen Perdana Sorghum di lahan Kelompok Tani Jujur Ncai Kapenta Kota Bima, Sabtu (10/04/2021) mengungkapkan, Sorgum merupakan komoditas unggulan baru yang bisa menggantikan jagung para petani di Bima, Tidak hanya bulir tapi batang tumbuhan ini juga memiliki nilai.

Pada acara panen perdana sorgum ini juga ditampilkan hasil olahan dari Sorgum serta tanaman sejenis sorgum lainnya yaitu “Jewawut” dan atau “Witi” dalam bahasa Bima, olahan tersebut antara lain berupa pizza, roti dan beras sorgum kemasan hasil produksi dari Marimpa Bima, yang saat ini tengah viral dan merupakan produk dari hasil inovasi anak-anak muda Bima.

Foto 1 : Beras Sorgum kemasan, Foto 2 : M. Salmin (owner Marimpa Bima) memegang Pizza hasil olahannya

Menurut Abdul Najir komodoti baru ini memiliki prospek, sehingga warga tidak perlu kuatir untuk masalah penjualan, karena sudah ada PT Bina Hutama Sejahtera yang siap mengambil sorgum petani. Tanaman ini juga tidak melihat musim sebab membutuhkan sedikit air, hal itu sangat bagus mengingat tumbuhan ini mampu hidup sepanjang tahun. Sekali tanam petani bisa memanen sebanyak 3 kali, yang masa panennya hanya berselang 3 bulan.

Berikut analisa pendapatan Budidaya Sorgum

  • Lahan 1 hektar dapat memproduksi 6,5 Ton Sorgum
  • Harga Sorgum Rp.3000,-/kg
  • 6,5 Ton x Rp.3000 = Rp. 19.500.000,-
  • Biaya Produksi dalam 1 hektar = Rp. 5.000.000,- (pupuk, bibit dan pekerja)
  • Pendapatan = 19.500.000 – 5.000.000 = Rp. 14.500.000,-
  • Belum termasuk pendapatan dari penjualan batang sorgum Rp.150,-/kg

Keunggulan Budidaya Sorgum

  • Proses budidaya sorgum tidaklah sulit
  • Dapat ditanami di daerah kering
  • Memberikan penghasilan lebih bagi petani
  • Kaya nutrisi penting untuk asupan gizi

10 Manfaat Sorgum untuk Kesehatan

  1. KESEHATAN PENCERNAAN
  2. KESEHATAN JANTUNG
  3. MENCEGAH KANKER.
  4. MENGONTROL DIABETES
  5. MENGONTROL CELIAC
  6. KESEHATAN TULANG
  7. PERKEMBANGAN SEL DARAH MERAH
  8. KESTABILAN ENERGI
  9. KESEHATAN TIROID
  10. MENINGKATKAN DAYA KOGNITIF

Lokasi & Peta

Peta kawasan Ncai Kapenta Kota Bima

Sumber : Kahaba.net, Kumparan.com, Jagapati.com, Foto sampul : Irwan Hisdi

keyword : informasi, lokasi, peta, witi, bima, panganan lokal, mbojo, sorghum, varietas unggul, ntb, nusa tenggara barat

Agrowisata (2) Banjir (5) bupati (2) cafe (23) coffee (6) Diskon (2) Diving (4) Ekspedisi (11) event (2) foodcourt (2) Fotografi (3) Halo Bima (3) hotel (8) Hotel Bima (14) Jasa Pengiriman (11) Jurnal NTB (1) karaoke (1) Kebakaran (2) Kecamatan (21) Kedai Kopi (2) Kelurahan (3) Kesultanan Bima (2) Komunitas (3) Konser (2) Kopi Bima (15) Kopi Lokal (22) kuliner (10) Makam (2) Mata Warta (2) Metromini (6) Pantai (14) Pegunungan (5) Penginapan Bima (6) Perkantoran (4) PLN Bima (13) Promo (2) Public Center (4) Sejarah (2) Snorkling (6) stiker (2) Taman (3) Tempat Ngopi (21) Traveling (4) whatsapp (2) Wisata (24)

Komentar Facebook